Ads 720 x 90

Fiksioner Free Blogger Theme Download

Lagi! Pemerintah Akan Membatasi Media Sosial Kembali


Lagi! Pemerintah Akan Membatasi Media Sosial Kembali - Menkominfo kemungkinan akan melakukan pembatasan media sosial kembali menjelang pembacaan keputusan sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang akan dilakukan pada 28 Juni mendatang oleh Mahkamah Konstitusi (MK).


Hal ini sudah dibahas secara internal antara Menkominfo Rudiantara bersama Dirjen Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan.

"Posisi mereka akan standby melihat situasi. Jika memang banyak konten yang menghasut dan memecah-belah sama seperti saat kerusuhan tanggal 22 Mei kemarin, maka kita akan lakukan lagi (pembatasan media sosial). Tapi itu pilihan terakhir jika tidak ada lagi skenario," kata Pelaksana Tugas Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kominfo, Ferdinandus Setu, di Jakarta, Rabu, 12 Juni 2019.

Meski begitu, lanjut Ferdinandus, pihaknya akan terlebih dahulu melihat penyebaran konten yang sifatnya menyesatkan dan seberapa banyak jumlahnya. Dengan demikian barulah bisa mengambil tindakan.

Semuel Abrijani Pangerapan

Pembatasan media sosial akan dilakukan berdasarkan rekomendasi Mesin Sensor Internet atau AIS. Misalnya, ada konten yang persebarannya mencapai 600-an dalam hitungan detik. Pembatasan akan dilakukan karena jika tidak akan semakin berbahaya.

Konsep pembatasan media sosial akan sama seperti yang sudah dilakukan kemarin, hanya pada video dan gambar saja, tidak akan menyeluruh. Sikap ini akan dilakukan tanpa ada pengumuman.

"Nanti akan ada rapat antara Menkominfo Rudiantara dan Dirjen Aptika Semuel Abrijani Pangerapan bersama dan Menkopolhukam Wiranto," jelasnya.

Sementara itu, Menteri Rudiantara mengatakan ketika 22-24 Mei 2019, rata-rata URL (Uniform Resource Locator) untuk mendistribusikan informasi salah atau hoax jumlahnya mencapai 600-700. Tapi setelah tiga hari jumlahnya langsung turun menjadi sekitar 300-an.

Ia melanjutkan jika keputusan pembatasan media sosial sudah dikoordinasikan dengan kementerian lain, dengan syarat, apabila situasi tidak mengancam atau membahayakan.

"Kalau situasinya tenang tidak akan dilakukan," ungkap Rudiantara.
Kalau memang Pembatasan media sosial kembali terjadi disarankan untuk tidak menggunakan VPN Kembali, Karena sangat beresiko data pribadi anda tersebar, atau seperti kejadian kemarin yang saldo di bank nya tiba-tiba habis karena mengkases E-banking menggunakan VPN.
Daniel Dwi Adrian
Seorang Pelajar SMK Jurusan TKJ, Yang Tertarik Pada Dunia IT disini saya akan membahas seputar Teknologi, Gadget dan Game

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter