SITUS KAMI PINDAH KE
Namina Kiky

Monday, June 24, 2019

Kelompok Separatis OPM Gunakan Anak Sebagai Tentara untuk Melawan Militer Indonesia


Papua Barat, Indocircle.net | Kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) Baru-baru ini membuat ulah baru yaitu merekrut anak-anak untuk bergabung sebagai tentara separatis untuk melawan militer indonesia, Hal ini jelas dilarang dalam undang-undang internasional.

OPM Mengatakan mereka melakukan ini dengan dalih sebagai bagian dari sejarah Papua dan perjuangan kemerdekaan mereka.

Sebby Sambom, juru bicara WPLA yang tinggal di Papua Nugini, mengakui pasukan mereka mencakup remaja di bawah 18 tahun. Dia menggambarkan hal ini sebagai bagian dari sejarah Papua dan perjuangan kemerdekaan mereka.

"Anak-anak ini secara otomatis menjadi pejuang dan penentang militer kolonial Indonesia," kata Sebby Sambom, juru bicara TNPB, dilansir dari Asia Pacific Report, Senin (24/6/2019)

Dia mengatakan beberapa kompi tentara anak berusia antara 15 dan 18 tahun saat ini berjuang untuk kelompoknya di berbagai daerah di Papua.

Menurut Kelompok Kerja PBB untuk Anak-anak dan Konflik Bersenjata, dalam hukum hak asasi manusia internasional, 18 tahun adalah usia legal minimum untuk perekrutan dan penggunaan anak-anak dalam permusuhan. Sedangkan penggunaan anak-anak usia 15 tahun ke bawah sebagai tentara didefinisikan sebagai kejahatan perang oleh Pengadilan Kriminal Internasional.

Tanggapan Militer Indonesia


Saat ini Kapendam XVII Cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi, mengatakan dia tidak tahu tentang penggunaan tentara anak oleh TNPB.

Dia mengaku belum melihat bukti langsung adanya tentara separatis OPM dari anak-anak tetapi di beberapa daerah terpencil anak-anak memang ingin bergabung dengan WPLA.

"Jika kita bertanya kepada anak-anak di Mapenduma tentang cita-cita mereka, jawaban mereka adalah menjadi pejuang OPM (Organisasi Papua Merdeka)," katanya. "Karena mereka tidak tahu dunia luar."

Muhammad Aidi mengatakan siapa pun di bawah 18 yang menyerang pasukan keamanan Indonesia dengan senjata tidak akan dikecualikan.

"Ancamannya sama dengan orang dewasa yang bisa membunuh kita dengan senjata mereka," katanya.

No comments:

Post a Comment

Berikan Opini Anda Mengenai Artikel Yang Baru Anda Baca Melalui Komentar!

detikNews

GilaBola+

Berita Utama

Contact Form

Name

Email *

Message *

Kategori Berita

Pilpres 2019+

Tag Populer

detikcoy

detikcoy
detikcoy

Tag Populer

Video Terpopuler

Fokus

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Diwajibkan iklan ukuran 300px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama dan halaman posting. Iklan yang ditaruh di sini apabila dilihat dari tampilan seluler, akan tampil iklan di urutan nomor 2 dari atas apabila dilihat di halaman depan, dan akan tampil di iklan nomor 3 (paling bawah) apabila dilihat di halaman posting.

Iklan Halaman Depan

Masukkan kode iklan di sini. Diwajibkan iklan ukuran 250px x 250px. Iklan ini hanya akan tampil di halaman utama dan tampilan desktop.

Iklan Halaman Depan

Masukkan kode iklan di sini. Diwajibkan iklan ukuran 300px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama. Iklan yang ditaruh di sini apabila dilihat dari smartphone, akan tampil di iklan nomor 3 (paling bawah) apabila dilihat di halaman depan.

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Most Popular

Follow Us

Iklan Halaman Depan

Masukkan kode iklan di sini. Diwajibkan iklan ukuran 300px x 250px. Iklan ini hanya akan tampil di halaman utama pada tampilan desktop.

Iklan Halaman Posting

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 300px x 250px. Iklan ini hanya akan tampil di halaman posting. Iklan yang ditaruh di sini hanya akan tampil pada tampilan desktop.

Iklan Halaman Depan

Masukkan kode iklan di sini. Diwajibkan iklan ukuran 300px x 250px. Iklan ini hanya akan tampil di halaman utama pada tampilan desktop.

Ads 720 x 90

Most Popular