Ads 720 x 90

Fiksioner Free Blogger Theme Download

Google Mengkonfirmasi Bahwa Ada Ponsel Android Sudah Terpasang Malware Triada Sejak Awal


Teknologi, Indocircle.net | Mengutip express.co.uk (17/6/2019) artikel berjudul Android Warning: Google confirms these phones have dangerous malware pre installed, maka dalam hal ini pihak Google selaku pemilik sistem operasi android telah memberikan pernyataan kepada pengguna perangkat ponsel bahwa ada sejumlah perangkat ponsel yang sudah terpasang virus malware di dalam sistem operasi androidnya.

Sebagai salah satu sistem operasi perangkat ponsel yang terkenal saat ini, sebuah sistem operasi yang dipergunakan sebanyak lebih dari dua milyar perangkat ponsel menggunakan sistem operasi ini setiap bulannya. Untuk itu maka pihak Google menginformasikan bagi para konsumen atau pengguna agar berhati-hati dan demikian pula ada beberapa aplikasi yang diunduh dari toko aplikasi milik Google ternyata juga sudah terpasang malware didalam aplikasi tersebut.

Terdapat enam aplikasi perangkat lunak yang ada di dalam toko aplikasi tersebut sudah hingga sebanyak 90 juta kali telah diunduh oleh pengguna perangkat android yang berarti sudah sejumlah itu pulalah perangkat ponsel berbasis android telah terjangkit malware yang bernama PreAmo.

Sedangkan selanjutnya ancaman yang baru masih di dapatkan bagi para pengguna aplikasi berbasis android ini karena terdeteksi ada 50 aplikasi sudah dikontaminasi oleh malware di toko aplikasi play store serta telah menginfeksi lebih dari 30 juta perangkat ponsel android yang ada.

Selain daripada itu Google juga telah memberikan informasi kepada para pengguna ponsel bahwa adanya ancaman lain dari varian malware ini, akan tetapi malware ini tidak menyebar melalui toko aplikasi milik Google.

Beberapa produk perangkat ponsel yang sudah terjangkit malware ini tidak hanya diungkapkan oleh Google, tetapi pihak lain juga mengatakan hal yang sama yakni HackRead, pada perangkat ponsel yang sudah memiliki sistem operasi android di yakini telah terpasang Malware Triada.

Kemampuan dari Malware Triada ini mampu melakukan pencurian data penting yang ada pada aplikasi perbankan, melakukan pencegatan isi pesan obrolan dari jejaring media sosial yang dipergunakan oleh pengguna perangkat ponsel yang telah tejangkit malware ini serta memata-matai pengguna perangkat ponsel.

Selain daripada itu pembuat Malware Triada ini juga meraih pendapatan dari iklan yang ditampilkan oleh aplikasi spam. Cara kerja dari malware ini lebih kompleks daripada yang sejenis malware lainnya oleh karena pada malware ini di awali dengan berfungsi sebagai trojan rooting di dalam perangkat ponsel, akan tetapi oleh karena adanya kemampuan daripada Google Play Protect yang memperkuat pertahanan sebuah rooting dari eksploitasi sehingga mengakibatkan malware triada ini bisa beradaptasi dengan sistem yang ada pada sebuah perangkat ponsel namun tetap berkembang dibelakang sebuah sistem operasi.

Untuk itu pihak produsen perangkat ponsel dan pihak Google Play Store bekerjasama berupaya untuk melakukan pembaharuan terhadap keamanan dari sistem operasi agar tidak terinfeksi dan menghilangkan malware ini.

Sebelum pernyataan Google ini dilansir, Malware Triada ini sebelumnya telah diketemukan oleh perangkat lunak antivirus Dr. Web, dimana malware ini banyak terdapat pada perangkat ponsel murah yang ada didalam bih dari 40 perangkat ponsel berbasis android, diantaranya adalah:

Leagoo M5, Leagoo M5 Plus, Leagoo M5 Edge, Leagoo M8, Leagoo M8 Pro, Leagoo Z5C, Leagoo T1 Plus, Leagoo Z3C, Leagoo Z1C, Leagoo M9, ARK Benefit M8, Zopo Speed 7 Plus, UHANS A101, Doogee X5 Max, Doogee X5 Max Pro, Doogee Shoot 1, Doogee Shoot 2, Tecno W2, Homtom HT16, Umi London, Kiano Elegance 5.1, iLife Fivo Lite, Mito A39, Vertex Impress InTouch 4G, Vertex Impress Genius, myPhone Hammer Energy, Advan S5E NXT, Advan S4Z, Advan i5E, STF AERIAL PLUS, STF JOY PRO, Tesla SP6.2, Cubot Rainbow, EXTREME 7, Haier T51, Cherry Mobile Flare S5, Cherry Mobile Flare J2S, Cherry Mobile Flare P1, NOA H6, Pelitt T1 PLUS, Prestigio Grace M5 LTE, BQ 5510.

Target daripada malware triada ini adalah pada sistem operasi android versi 4.4.2 dan yang lebih lama. Para ahli dari sistem operasi android yang membidangi masalah keamanan dan privasi pada android menjelaskan bahwa versi terbaru dari ssistem operasi android memiliki kemampuan untuk melakukan proses pemblokiran agar malware ini tidak dapat memperoleh akses root ke perangkat ponsel.

Dengan bekerja dengan produsen perangkat ponsel dan membantu mereka dengan memberitahu tentang cara untuk menghapus ancaman malware triada ini dari perangkat, serta untuk mengurangi penyebaran Malware Triada yang sudah terpasang sebelumnya dan menghilangkan infeksi dari perangkat melalui pembaruan OTA.

Kasus Malware Triada adalah merupakan sebuah contoh yang baik tentang bagaimana kemampuanb pembuat malware Android menjadi lebih mahir, serta dengan adanya kasus ini juga menunjukkan bahwa lebih sulit menginfeksi perangkat Android, terutama jika pembuat malware memerlukan peningkatan hak istimewa untuk bisa mengakses root dari sebuah perangkat ponsel.
Daniel Dwi Adrian
Seorang Pelajar SMK Jurusan TKJ, Yang Tertarik Pada Dunia IT disini saya akan membahas seputar Teknologi, Gadget dan Game

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter