Ads 720 x 90

Fiksioner Free Blogger Theme Download

Temukan Banyak Kesalahan di Situng, BPN Prabowo - Sandi Adukan KPU ke Bawaslu, DKPP dan KPI


Temukan Banyak Kesalahan di Situng, BPN Prabowo - Sandi Adukan KPU ke Bawaslu, DKPP dan KPI - Tim Informasi Teknologi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto--Sandiaga Uno, Agus Maksum menyebutkan, pihaknya sudah mengadukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Laporan ini diadukan dari temuan BPN soal adanya kesalahan input Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU. Agus menduga kekacauan itu akibat adanya penyusup atau intruder. "Intruder itu bahasa halus kalau ada intruder yang datang menyusup.

Tapi kalau dia (KPU) enggak kaget ada itu, ya itu bukan intruder. Itu orang di dalam sistem," jelas Agus usai konferensi pers terkait Situng KPU di Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (30/4). Disamping intruder, Agus juga menyoroti sikap KPU yang dinilai tak bisa mengantisipasi kekacauan. Hal itu terlihat dari disclaimer yang dicantumkan di laman resmi KPU.

Sejak awal KPU harusnya bisa memprediksinya hal tersebut. "Disclaimer itu pengakuan dari KPU bahwa sistemnya kacau. Disclaimer itu untuk sesuatu yang di luar kemampuan. Lah poin 1, 2, 3 itu bagian dari proses yang harusnya sejak awal dia sudah tahu," terang Agus.

Sebagai langkah solutif, Agus mendesak KPU melakukan audit forensik hingga ke keuangan. Pun BPN tidak hanya melaporan KPU ke Bawaslu saja tetapi ke beberapa pihak. "kita itu sudah lapor ke Bawaslu, DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu) ada juga yang bergerak ke KPI (Komisi Penyiaran Indonesia).

Karena ini kan miss informasi," tegas Agus. Berikut empat poin yang menjadi isi disclaimer:

1. Data entri yang ditampilkan pada Menu Hitung Suara adalah data yg disalin apa adanya/sesuai dengan angka yang tertulis pada Salinan Formulir C1 yang diterima KPU Kabupaten/Kota dari KPPS.

2. Apabila terdapat kekeliruan pengisian data pada Formulir C1, dapat dilakukan perbaikan pada rapat pleno terbuka rekapitulasi di tingkat kecamatan.

3. Apabila terdapat perbedaan data antara entri di Situng dan Salinan Formulir C1, akan dilakukan koreksi sesuai data yang tertulis di Salinan Formulir C1.

4. Data yang ditampilkan di Situng bukan merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara. Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam rapat pleno terbuka.

Dia menuturkan, temuan kecurangan itu belum termasuk beberapa entry yang berdasar dari formulir C1 plano namun tidak ada dokumennya, atau; C1 palsu, dan; C1 tidak ada tanda tangannya. Anehnya, kata Agus, kasus seperti itu semuanya memenangkan paslon 01, Jokowi-Ma’ruf.

Sumber : bit.ly/kacausitung
https://indonesiainside.id/tim-siber-bpn-prabowo-sandi-dorong-audit-forensik-it-kpu/
Gatra.com
Daniel Dwi Adrian
Seorang pria yang suka dengan sejarah dan juga internet, tertarik pada ideologi, politik, dan militer.

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter