Profesor Australia Menilai Sistem Pendidikan di Indonesia Hanya Fokus Menghafal Materi Pelajaran Saja

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Ads 720 x 90

Profesor Australia Menilai Sistem Pendidikan di Indonesia Hanya Fokus Menghafal Materi Pelajaran Saja

Daniel Dwi Adrian
Tuesday, April 30, 2019

Profesor Australia Menilai Sistem Pendidikan di Indonesia Hanya Fokus Menghafal Materi Pelajaran Saja - SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo menerima kunjungan dari profesor bidang Matematika sekaligus peneliti ilmu sosial dari Curtin University of Australia, Bill Atweh.

Dalam kunjungan tersebut, Bill Atweh melakukan pengamatan terhadap proses pembelajaran di kelas-kelas, Kamis (25/4/2019) siang. Ia pun berinteraksi dengan siswa dan guru yang mengajar. Selesai mengunjungi beberapa kelas, kegiatan dilanjutkan dengan dialog dan sharing bersama guru. Dalam dialog tersebut, Bill Atweh mengkritisi masih minimnya riset yang dilakukan oleh akademisi di Indonesia.

Bill menyimpulkan bahwa fenomena tersebut terjadi karena sistem pendidikan yang belum mampu merangsang siswa untuk menjadi peneliti. "Sebagian besar hanya difokuskan pada kegiatan menghafal materi pelajaran," katanya. Menanggapi paparan Bill Atweh tersebut, guru Matematika kelas V, Andi Arfianto, menyatakan pentingnya para guru menggunakan metode pembelajaran yang mengajak siswa untuk lebih aktif.

"Kita perlu menerapkan lebih banyak metode yang melatih siswa bisa berpikir lebih kritis dan tidak sekedar menghafalkan,” katanya. Kegiatan kunjungan Bill Atweh ini merupakan implementasi kerjasama sekolah mitra antara SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo dengan Prodi PGSD UMS.

Di akhir paparan, Bill Atweh menekankan pentingnya siswa memiliki kemampuan higher order thinking skills (HOTS) untuk menghadapi masa depan yang penuh tantangan. "Kemampuan berpikir HOTS sangat ditentukan oleh metode pembelajaran dari guru yang memberikan ruang kepada siswa untuk aktif ," katanya. (*)

Sumber